Kelebihan Dan Kekurangan Dalam Investasi Tanah • TOTO HARYANTO

Kelebihan Dan Kekurangan Dalam Investasi Tanah

Kelebihan Dan Kekurangan Dalam Investasi Tanah

Kelebihan Dan Kekurangan Dalam Investasi Tanah ; Bicara investasi, menurut Wikipedia istilah ini berkenaan erat dengan keuangan & ekonomi, berikut akumulasi sebuah wujud aktivas dengan harapan mendapat keuntungan di masa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman aset. Investasi benar-benar menjanjikan keuntungan, tapi investor juga mesti jeli melihat kelebihan & kekurangan investasi miliknya.

Jenis investasi yang biasa ditemukan di Indonesia cukup bermacam macam. Mulai dari mata uang asing, perhiasan, saham, deposito, obligasi, barang barang antik, sampai properti. Bagi Anda yang tertarik berinvestasi di sektor properti khususnya tanah, rupanya ada banyak hal yang perlu dipastikan sebelum membeli. Utamanya, mengecek legalitas kavling tersebut bebas dari free, clean, dan clear.

Free artinya bebas sengketa, dimana nama pemilik sesuai dengan yang tertera di sertifikat tanah. Clean, artinya tanah tersebut tak sedang digunakan untuk kegiatan ekonomi lain atau ditempati oleh orang lain yang tak berwenang. Sementara clear artinya ukuran tanah tersebut tepat, seperti yang tertera di sertifikat, serta cocok batas-batasnya.

Serupa dengan type penanaman aset yang lain, berinvestasi tanah kavling pun mempunyai sudut plus & minus tersendiri. Apa saja misalnya?

Kelebihan Investasi Tanah

Siapapun tahu bahwa harga tanah terus menerus mengalami kenaikan. Persentasenya sanggup mencapai 20 hingga 25 % tiap tahunnya, atau dua kali lipat setelah 5 tahun kedepan. Nilai plus inilah yang menjadikan investasi tanah sesuai bagi pemula.

Properti yang mempunyai return & capital gain tinggi seperti tanah, sebaiknya janganlah dijual dalam tempo singkat. Tunggu dulu sampai harganya naik signifikan. Umumnya, kenaikan nilai properti bakal amat sangat terasa setelah lima tahun.

Lalu dari segi biaya. Perawatan tanah kosong memang lah tidak memerlukan biaya besar & menyulitkan. Berbeda dengan properti berupa bangunan, seperti rumah, apartemen, ruko, kantor, atau kios, yang mesti terus dipelihara maka kerap merogoh kocek setiap tahun.

Punya nilai tambah (added value). Keuntungan ini bisa diperoleh dikala lahan tersebut dikembangkan. Belakangan banyak ditemukan pengembangan perumahan dalam skala kecil yang dikemas dalam bentuk cluster. Apabila lahan tergolong strategis, bisa juga kavling tersebut dijadikan ruko.

Demand vs supply. Persediaan tanah tak akan bertumbuh & bertambah, sedangkan permintaan dapat makin bertambah seiring pertumbuhan penduduk yang membutuhkan lahan tinggal. & menurut prinsip ekonomi, di mana semakin banyak permintaan maka akan semakin tinggi pula penawarannya.

Dialokasikan buat bisnis lain. Keuntungan lain yang mampu didapat dengan berinvestasi tanah ialah sarana berbisnis. Sambil menunggu masa lima tahun sampai harga tanah naik dua kali lipat, Anda dapat menggunakan lahan untuk ruang berbisnis tambahan. Contohnya, kebun sayur, lahan parkir, atau taman untuk acara pesta pernikahan.

Kekurangan Investasi Tanah

Minim income. Lahan kosong kebanyakan tak bisa membuahkan income, berbeda dengan investasi rumah atau ruko yang dapat disewakan. Kecuali, Anda mampu melihat peluang seperti yang tertulis di poin nomor 5 (sisi Kelebihan Investasi Tanah).

Sifat likuid kecil. Berbeda dengan emas, investasi berupa tanah dirasa sulit saat hendak dicairkan menjadi bentuk uang dalam tempo singkat.

Aset besar. Dibanding properti lain seperti rumah atau apartemen, tanah relatif lebih terjangkau untuk dibeli. Cuma saja lokasi tanah yang berada di lokasi strategis rata-rata dibanderol dengan harga tinggi.

Menguras pengeluaran. Poin ini berlaku kalau lahan yang dipunyai tak dipergunakan secara produktif. Alhasil, tanah cuma dapat memberikan beban seperti pajak, penjagaan & perawatan. Lantaran bila tak diberi batas yang jelas (pagar atau tembok) serta pengamanan, seringkali tanah disalahgunakan oleh pihak lain.

Tags: